Hai teman - teman .. lama tidak update :D Semua dikarenakan komputer saya rusak dan netbook padnya juga rusak .. hehehe .. jadi saya beli mouse baru dulu buat bisa main lagi di netbook ini :)
Kali ini aku mau bercerita tentang keajaiban Tuhan yang aku terima saat aku sedang ujian . Keajaiban Tuhan sungguh indah sekali dan aku masih sangat tidak menyangka kalau aku bisa menerima hal itu :)
Jadi , ceritanya begini ..
Dimulai dari aku mengikuti ujian akhir semester yang dimulai pukul 10.00 pagi . Dan kami mahasiswanya diberi toleransi untuk terlambat masuk ke dalam ruang ujian 30 menit . Jadi hitung - hitunglah kami boleh telat 30 menit , jadi masuk 10.30 .
Saat itu dari pagi aku sudah siap - siap berangkat , mamiku sudah bangun pagi - pagi untuk menyiapkanku sarapan , namun kereta sedang mengalami gangguan . Sinyal di stasiun Gambir sedang rusak , katanya . Jadi aku harus bangun dan berangkat lebih awal supaya aku tidak telat ke kampus . Dari sekitar jam 7.30 - 8.00 aku sudah siap - siap dan berangkat .
Namun apa daya malang tak dapat ditolak , tetap saja keretaku telat terkena gangguan . Aku baru sampai di stasiun Kampung Bandan pukul 10.21 . Saat itu aku langsung lari dan buru-buru memanggil tukang ojek . Aku pun sampai di kampus pukul 10.31 .
Dan bodohnya aku lagi , aku tidak pernah mengingat di ruangan mana aku ujian . Akhirnya , karena aku tidak hapal ruang ujianku dimana , aku pun hanya ingat temanku yang satu jurusan namun tidak satu kelas mempost ruang kelasnya . Ada di lantai 5 . Aku pun buru - buru lari ke lantai 5 . Namun , ternyata kelasku bukan disana . Aku bertemu dengan pengawas ujian dari kelas lain , dan dia mengatakan kalau aku tidak bisa lagi mengikuti ujian . Aku disuruh pergi ke lantai 6 , ruangan Layanan Akademik .
Disana , banyak juga anak - anak yang tidak bisa mengikuti ujian karena kereta yang telat . Di ketentuan ujian kami , jika telat maka kami harus membayar uang sejumlah 150 ribu untuk mengikuti ujian susulan . Namun aku tidak mau . Benar - benar tidak mau . Aku pikir , ini kan bukan salahku , masa aku bayar lagi . Untuk ketentuan pembayaran aku pergi ke lantai 2 , Layanan Mahasiswa. Disana ternyata aku tetap disuruh membayar untuk mengikuti susulan . Karena berpikir ulang , aku pun tidak jadi mengambil form pembayaran dan keluar dari ruangan Layanan Mahasiswa .
Di luar ruangan , aku bertemu teman sau jurusanku . Ia lalu memberi tahu kalau ruanganku ada di lantai 403 . Aku pun segera pergi kesana . Awalnya , saat aku tiba aku bernegosiasi dengan pengawasnya . Tapi beliau tidak memperbolehkan aku masuk karena Layanan Akademik tidak mentolerir keadaanku . Aku pun cuma bisa menunggu teman-temanku selesai ujian .
Beberapa menit di luar ruang ujian , teman-temanku yang sudah cepat mengerjakan keluar . Mereka menyuruhku untuk masuk lagi . Ketika aku masuk ruang ujian lagi , aku bertanya lagi kepada pengawasku , apa aku boleh mengikuti ujian . Kembali , pengawasku bertanya , apa kata Layanan Akademik tentang kasusku ini . Baru aku menjawab , "LA ngerti pak.." ( maksudnya LA memang mengerti aku telat karena gangguan sinyal kereta, tapi tetap saja aku disuruh ujian susulan ) dan tiba-tiba bapak pengawasnya langsung berkata, "ya udah kalau LA udah ngerti" dan langsung memberikan aku kertas jawaban beserta soal ujian .
Aku cuma bisa cengo .
Langsung buru-buru aku kerjakan ujian .
WAAAAAAA !!!! TUHAN YESUS DASHYAT !!! LUAR BIASA !!!
Teman-teman, sepanjang perjalanan, doaku kepada Tuhan hanya "Tuhan,jadilah sesuai kehendakMu, jadilah sesuai kehendakMu," . Dari dalam kereta, sampai perjalanan sampai Kampung Bandan, aku cuma bisa berdoa, "Tuhan, jadilah sesuai kehendakMu, jadilah sesuai kehendakMu."
Dan semuanya memang terjadi sesuai kehendakNya !!!
Tapi, aku juga ditegur Tuhan dalam kejadian ini. Saat pulang ujian, aku sadar ada beberapa poin yang salah. Tiba-tiba aku teringat akan suara yang menyuruhku untuk belajar saat panik di dalam kereta pagi tadi. Jika teringat akan firman saat murid-muridnya panik kepada Tuhan saat badai dan perahu tenggelam, Tuhan bertanya "dimanakah kepercayaanmu?" dan seketika itu juga aku benar-benar ditegur Tuhan. Kenapa aku harus panik? Kenapa aku harus takut? Toh, aku itu sudah pasti akan ikut ujian, makanya aku disuruh belajar. Tapi aku malah panik dan tidak percaya.
So, buat teman-teman, dalam masalah apapun jangan pernah takut dan panik menghadapi masalah. Karena tenang saja, hidup bersama Tuhan itu adalah hidup yang penuh kepastian :)
So , this is my story with God to want me serve Him more and more . How with you ? What you do with God today ?
Aku percaya setiap harinya Tuhan punya kisah indah untuk dirangkai bersama kita . Imani dan berdoa . Jesus bless you always .



No comments:
Post a Comment