Kali ini aku mau ceritain pengalamanku ikut Rise Up Indonesia kemarin. Acaranya diadakan di Senayan, Lapangan D Samping JCC. Acara ini benar-benar dashyat banget.
Jadi, dalam Rise Up Indonesia ada juga anak muda Korea yang ambil bagian dalam pelayanan ini. Mereka datang dengan tujuan untuk mendoakan Indonesia.
Aku datang kesana bersama teman-teman persekutuan rohani kampusku. Padahal awalnya aku ragu buat ikut karena acaranya sampai malam banget, dan hujan besar udah mengguyur dari pagi. Tapi, akhirnya kita tetap berangkat bersama-sama ke Rise Up Indonesia.
Setibanya di lapangan D, hujan tetap tidak mau berhenti. Lapangan basah, becek lumpur dimana-mana. Tribun kotor, dingin. Kita sayang-sayang sama sepatu kita karena kondisinya parah banget. Becek lumpur dimana-mana, semuanya tanah merah.
Acara seharusnya dimulai dari jam 3an untuk Youth Festival. Tapi hari itu benar-benar diguyur hujan sehingga Youth Festival dibatalkan. Jadi, pada hari itu cuma diadakan Main Concert.
Jam 6, main concert baru dimulai. Semua pelayan dari WL, choir semuanya turun ke panggung. Ada sebagian choir juga yang turun langsung ke lapangan. Oh ya, choir-choir sebagian anak muda Indonesia dan sebagian juga anak muda Korea loh :)
Saat main concert dimulai, awalnya aku bingung banget karena nggak mungkin turun ke tengah lapangan yang penuh lumpur, becek-becekan. Tapi, aku putuskan aku mau bayar harga untuk turun ke lapangan memuji Tuhan. Akhirnya sepatuku aku buka dan aku bungkus plastik, aku bertelanjang kaki ke tengah lapangan memuji Tuhan. Dan, wauw! gak ada kesenangan lain di hati lagi saat bisa melakukan ini. Kapan lagi bisa bertelanjang kaki penuh lumpur ditengah hujan, bersorak-sorai memuji Tuhan?
Main Concert pun dimulai. Aku sama teman-teman kampusku mengambil tempat di depan panggung, depan choir. Lalu mulai dinyanyikan lagu-lagu yang kebanyakan bahasa Inggris, dan aku nggak tahu lagunya. Tapi rasanya, sukacita yang mendalam kerasa banget. Kita semua bersorak-sorai memuji nama Tuhan. Kita semua loncat-loncat memuji nama Tuhan. Kayaknya "beban" yang selama ini pengen aku curahkan pas di pemuda, kaya loncat-loncat, menari-nari terus teriak-teriak memuji nama Tuhan, keluar semua disini. Rasanya puas banget.
Terus, kita berdoa buat Indonesia. Kita memanggil nama Tuhan Yesus sebanyak 7 kali. Berdoa seperti itu, sambil mengangkat tangan dan menengadah ke langit memuji nama Tuhan, berserah sama Tuhan, rasanya kepuasan kaya gitu benar-benar nggak keganti deh. Banyak anak-anak muda yang haus akan Tuhan. Kita semua menengadah ke langit, berteriak memanggil nama Tuhan. Kita semua bebas mau teriak apa sama Tuhan, mau berdoa sampai teriak-teriak, sampai semua jiwa kita lepas buat Tuhan. Rasanya jiwa ini terpuaskan banget. Jesus, only You can satisfy my soul :)
Saat firman, firman dibawakan oleh pendeta dari Korea yang memulai Rise Up di Korea pertama kali. Dia bilang keadaan saat Rise Up Indonesia ini bikin dia teringat sama keadaan Rise Up di Korea 10 tahun lalu. Dan well, maaf jujur aku lupa firmannya apa :P T_T . Pokoknya habis selesai firman kita berdoa lagi dan kita memanggil nama Tuhan lagi. Percaya Tuhan pasti akan ubahkan Indonesia dan memulihkan Indonesia.
Selesai firman, kita berdoa lagi dan anak-anak muda Indonesia ambil bagian di panggung untuk melayani. Selesai berdoa, ada seorang kakak yang bilang, saat Yosua masuk tanah Kanaan dia bertemu seseorang yang membawa pedang dan Yosua bertanya, "kawan atau lawankah engkau?" tapi ternyata orang itu menjawab, "bukan, tapi aku ini bala tentara Allah" . Dan demikian juga Indonesia. Indonesia bukan lagi peperangan kita. Tapi peperangan Tuhan. Tuhan bersama bala tentara Allah akan berperang demi Indonesia! Amin!
Setelah itu, kita semua berdoa, memuji Tuhan dan tiba saatnya acara selesai. Lalu bagaimana caranya au pulang? Weitsss, Tuhan itu maha baik, kebetulan aku berteman dengan salah seorang teman di BBM, dan ternyata dia juga mengikuti Rise Up. Dan lebih lagi, temanku itu bergereja di gereja yang dekat dengan rumahku, jadi aku pulang nebeng bus gereja dia deh, hehehe .. :P
Aku senang banget sama acara ini. Kita semua ambil bagian dalam mendoakan Indonesia. Indonesia, tanah tempat kita tinggal dan Tuhan beri untuk kita. Kita sebagai anak muda Indonesia punya beban sendiri buat Indonesia. Berhenti nggak peduli, kita harus peduli :)
Aku berharap acara seperti ini bisa lebih sering. Aku senang banget bisa bersorak-sorai memuji nama Tuhan, teriak-teriak memuji nama Tuhan tanpa perlu takut malu dan kedengaran yang lain, menari-nari tanpa gengsi buat Tuhan diatas lumpur dan dibawah hujan, berdoa sambil berteriak memanggil nama Tuhan, rasanya jiwa itu dipuaskan banget sama Tuhan. Hujan, becek lumpur, nggak menghalangi kita semua buat datang kepada Tuhan! Dan itu juga membuat kita semua mau dipakai Tuhan menjadi alatnya Tuhan!
Satu hal dari sini, saat aku berdoa, aku benar-benar bersyukur banget bisa jadi anak Tuhan. Dari lahir, aku sudah ada di keluarga kristen dan sudah bertitel "anak Tuhan". Gimana ya rasanya. Rasanya saat kamu lahir kamu benar-benar sudah disiapkan Tuhan untuk menjadi anak Tuhan, menjadi anakNya. Aku benar-benar bersyukur, bahagia, bahagia banget dengan hal itu! Puji Tuhan Halleluya!!! Semua puji kemuliaan hanya untuk nama Tuhan Yesus Kristus!! Allahku, Bapaku, dan Rajaku! Halleluya terpujiah nama Tuhan!
So , this is my story with God make me grateful i can born to be His child . How with you ? What you do with God today ?





