Wednesday, February 26, 2014

Rise Up Indonesia : Tuhan Yesus Dashyat !

Kali ini aku mau ceritain pengalamanku ikut Rise Up Indonesia kemarin. Acaranya diadakan di Senayan, Lapangan D Samping JCC. Acara ini benar-benar dashyat banget. 

Jadi, dalam Rise Up Indonesia ada juga anak muda Korea yang ambil bagian dalam pelayanan ini. Mereka datang dengan tujuan untuk mendoakan Indonesia. 

Aku datang kesana bersama teman-teman persekutuan rohani kampusku. Padahal awalnya aku ragu buat ikut karena acaranya sampai malam banget, dan hujan besar udah mengguyur dari pagi. Tapi, akhirnya kita tetap berangkat bersama-sama ke Rise Up Indonesia.

Setibanya di lapangan D, hujan tetap tidak mau berhenti. Lapangan basah, becek lumpur dimana-mana. Tribun kotor, dingin. Kita sayang-sayang sama sepatu kita karena kondisinya parah banget. Becek lumpur dimana-mana, semuanya tanah merah.

Acara seharusnya dimulai dari jam 3an untuk Youth Festival. Tapi hari itu benar-benar diguyur hujan sehingga Youth Festival dibatalkan. Jadi, pada hari itu cuma diadakan Main Concert.

Jam 6, main concert baru dimulai. Semua pelayan dari WL, choir semuanya turun ke panggung. Ada sebagian choir juga yang turun langsung ke lapangan. Oh ya, choir-choir sebagian anak muda Indonesia dan sebagian juga anak muda Korea loh :)

Saat main concert dimulai, awalnya aku bingung banget karena nggak mungkin turun ke tengah lapangan yang penuh lumpur, becek-becekan. Tapi, aku putuskan aku mau bayar harga untuk turun ke lapangan memuji Tuhan. Akhirnya sepatuku aku buka dan aku bungkus plastik, aku bertelanjang kaki ke tengah lapangan memuji Tuhan. Dan, wauw! gak ada kesenangan lain di hati lagi saat bisa melakukan ini. Kapan lagi bisa bertelanjang kaki penuh lumpur ditengah hujan, bersorak-sorai memuji Tuhan?

Main Concert pun dimulai. Aku sama teman-teman kampusku mengambil tempat di depan panggung, depan choir. Lalu mulai dinyanyikan lagu-lagu yang kebanyakan bahasa Inggris, dan aku nggak tahu lagunya. Tapi rasanya, sukacita yang mendalam kerasa banget. Kita semua bersorak-sorai memuji nama Tuhan. Kita semua loncat-loncat memuji nama Tuhan. Kayaknya "beban" yang selama ini pengen aku curahkan pas di pemuda, kaya loncat-loncat, menari-nari terus teriak-teriak memuji nama Tuhan, keluar semua disini. Rasanya puas banget.

Terus, kita berdoa buat Indonesia. Kita memanggil nama Tuhan Yesus sebanyak 7 kali. Berdoa seperti itu, sambil mengangkat tangan dan menengadah ke langit memuji nama Tuhan, berserah sama Tuhan, rasanya kepuasan kaya gitu benar-benar nggak keganti deh. Banyak anak-anak muda yang haus akan Tuhan. Kita semua menengadah ke langit, berteriak memanggil nama Tuhan. Kita semua bebas mau teriak apa sama Tuhan, mau berdoa sampai teriak-teriak, sampai semua jiwa kita lepas buat Tuhan. Rasanya jiwa ini terpuaskan banget.  Jesus, only You can satisfy my soul :)

Saat firman, firman dibawakan oleh pendeta dari Korea yang memulai Rise Up di Korea pertama kali. Dia bilang keadaan saat Rise Up Indonesia ini bikin dia teringat sama keadaan Rise Up di Korea 10 tahun lalu. Dan well, maaf jujur aku lupa firmannya apa :P T_T . Pokoknya habis selesai firman kita berdoa lagi dan kita memanggil nama Tuhan lagi. Percaya Tuhan pasti akan ubahkan Indonesia dan memulihkan Indonesia.

Selesai firman, kita berdoa lagi dan anak-anak muda Indonesia ambil bagian di panggung untuk melayani. Selesai berdoa, ada seorang kakak yang bilang, saat Yosua masuk tanah Kanaan dia bertemu seseorang yang membawa pedang dan Yosua bertanya, "kawan atau lawankah engkau?" tapi ternyata orang itu menjawab, "bukan, tapi aku ini bala tentara Allah" . Dan demikian juga Indonesia. Indonesia bukan lagi peperangan kita. Tapi peperangan Tuhan. Tuhan bersama bala tentara Allah akan berperang demi Indonesia! Amin!

Setelah itu, kita semua berdoa, memuji Tuhan dan tiba saatnya acara selesai. Lalu bagaimana caranya au pulang? Weitsss, Tuhan itu maha baik, kebetulan aku berteman dengan salah seorang teman di BBM, dan ternyata dia juga mengikuti Rise Up. Dan lebih lagi, temanku itu bergereja di  gereja yang dekat dengan rumahku, jadi aku pulang nebeng bus gereja dia deh, hehehe .. :P

Aku senang banget sama acara ini. Kita semua ambil bagian dalam mendoakan Indonesia. Indonesia, tanah tempat kita tinggal dan Tuhan beri untuk kita. Kita sebagai anak muda Indonesia punya beban sendiri buat Indonesia. Berhenti nggak peduli, kita harus peduli :)

Aku berharap acara seperti ini bisa lebih sering. Aku senang banget bisa bersorak-sorai memuji nama Tuhan, teriak-teriak memuji nama Tuhan tanpa perlu takut malu dan kedengaran yang lain, menari-nari tanpa gengsi buat Tuhan diatas lumpur dan dibawah hujan, berdoa sambil berteriak memanggil nama Tuhan, rasanya jiwa itu dipuaskan banget sama Tuhan. Hujan, becek lumpur, nggak menghalangi kita semua buat datang kepada Tuhan! Dan itu juga membuat kita semua mau dipakai Tuhan menjadi alatnya Tuhan!

Satu hal dari sini, saat aku berdoa, aku benar-benar bersyukur banget bisa jadi anak Tuhan. Dari lahir, aku sudah ada di keluarga kristen dan sudah bertitel "anak Tuhan". Gimana ya rasanya. Rasanya saat kamu lahir kamu benar-benar sudah disiapkan Tuhan untuk menjadi anak Tuhan, menjadi anakNya. Aku benar-benar bersyukur, bahagia, bahagia banget dengan hal itu! Puji Tuhan Halleluya!!! Semua puji kemuliaan hanya untuk nama Tuhan Yesus Kristus!! Allahku, Bapaku, dan Rajaku! Halleluya terpujiah nama Tuhan!

So , this is my story with God make me grateful i can born to be His child . How with you ? What you do with God today ?

Aku percaya setiap harinya Tuhan punya kisah indah untuk dirangkai bersama kita . Imani dan berdoa . Jesus bless you always .


Monday, February 24, 2014

Tuhan menolongku saat ujian :)


Hai teman - teman .. lama tidak update :D Semua dikarenakan komputer saya rusak dan  netbook padnya juga rusak .. hehehe .. jadi saya beli mouse baru dulu buat bisa main lagi di netbook ini :)

Kali ini aku mau bercerita tentang keajaiban Tuhan yang aku terima saat aku sedang ujian . Keajaiban Tuhan sungguh indah sekali dan aku masih sangat tidak menyangka kalau aku bisa menerima hal itu :)

Jadi , ceritanya begini ..
Dimulai dari aku mengikuti ujian akhir semester yang dimulai pukul 10.00 pagi . Dan kami mahasiswanya diberi toleransi untuk terlambat masuk ke dalam ruang ujian 30 menit . Jadi hitung - hitunglah kami boleh telat 30 menit , jadi masuk 10.30 .

Saat itu dari pagi aku sudah siap - siap berangkat , mamiku sudah bangun pagi - pagi untuk menyiapkanku sarapan , namun kereta sedang mengalami gangguan . Sinyal di stasiun Gambir sedang rusak , katanya . Jadi aku harus bangun dan berangkat lebih awal supaya aku tidak telat ke kampus . Dari sekitar jam 7.30 - 8.00 aku sudah siap - siap dan berangkat .

Namun apa daya malang tak dapat ditolak , tetap saja keretaku telat terkena gangguan . Aku baru sampai di stasiun Kampung Bandan pukul 10.21 . Saat itu aku langsung lari dan buru-buru memanggil tukang ojek . Aku pun sampai di kampus pukul 10.31 .

Dan bodohnya aku lagi , aku tidak pernah mengingat di ruangan mana aku ujian . Akhirnya , karena aku tidak hapal ruang ujianku dimana , aku pun hanya ingat temanku yang satu jurusan namun tidak satu kelas mempost ruang kelasnya . Ada di lantai 5 . Aku pun buru - buru lari ke lantai 5 . Namun , ternyata kelasku bukan disana . Aku bertemu dengan pengawas ujian dari kelas lain , dan dia mengatakan kalau aku tidak bisa lagi mengikuti ujian . Aku disuruh pergi ke lantai 6 , ruangan Layanan Akademik .

Disana , banyak juga anak - anak yang tidak bisa mengikuti ujian karena kereta yang telat . Di ketentuan ujian kami , jika telat maka kami harus membayar uang sejumlah 150 ribu untuk mengikuti ujian susulan . Namun aku tidak mau . Benar - benar tidak mau . Aku pikir , ini kan bukan salahku , masa aku bayar lagi . Untuk ketentuan pembayaran aku pergi ke lantai 2 , Layanan Mahasiswa. Disana ternyata aku tetap disuruh membayar untuk mengikuti susulan . Karena berpikir ulang , aku pun tidak jadi mengambil form pembayaran dan keluar dari ruangan Layanan Mahasiswa .

Di luar ruangan , aku bertemu teman sau jurusanku . Ia lalu memberi tahu kalau ruanganku ada di lantai 403 . Aku pun segera pergi kesana . Awalnya , saat aku tiba aku bernegosiasi dengan pengawasnya . Tapi beliau tidak memperbolehkan aku masuk karena Layanan Akademik tidak mentolerir keadaanku . Aku pun cuma bisa menunggu teman-temanku selesai ujian .

Beberapa menit di luar ruang ujian , teman-temanku yang sudah cepat mengerjakan keluar . Mereka menyuruhku untuk masuk lagi . Ketika aku masuk ruang ujian lagi , aku bertanya lagi kepada pengawasku , apa aku boleh mengikuti ujian . Kembali , pengawasku bertanya , apa kata Layanan Akademik tentang kasusku ini . Baru aku menjawab , "LA ngerti pak.." ( maksudnya LA memang mengerti aku telat karena gangguan sinyal kereta, tapi tetap saja aku disuruh ujian susulan ) dan tiba-tiba bapak pengawasnya langsung berkata, "ya udah kalau LA udah ngerti" dan langsung memberikan aku kertas jawaban beserta soal ujian . 

Aku cuma bisa cengo .

Langsung buru-buru aku kerjakan ujian .

WAAAAAAA !!!! TUHAN YESUS DASHYAT !!! LUAR BIASA !!!

Teman-teman, sepanjang perjalanan, doaku kepada Tuhan hanya "Tuhan,jadilah sesuai kehendakMu, jadilah sesuai kehendakMu," . Dari dalam kereta, sampai perjalanan sampai Kampung Bandan, aku cuma bisa berdoa, "Tuhan, jadilah sesuai kehendakMu, jadilah sesuai kehendakMu." 

Dan semuanya memang terjadi sesuai kehendakNya !!!

Tapi, aku juga ditegur Tuhan dalam kejadian ini. Saat pulang ujian, aku sadar ada beberapa poin yang salah. Tiba-tiba aku teringat akan suara yang menyuruhku untuk belajar saat panik di dalam kereta pagi tadi. Jika teringat akan firman saat murid-muridnya panik kepada Tuhan saat badai dan perahu tenggelam, Tuhan bertanya "dimanakah kepercayaanmu?" dan seketika itu juga aku benar-benar ditegur Tuhan. Kenapa aku harus panik? Kenapa aku harus takut? Toh, aku itu sudah pasti akan ikut ujian, makanya aku disuruh belajar. Tapi aku malah panik dan tidak percaya.


So, buat teman-teman, dalam masalah apapun jangan pernah takut dan panik menghadapi masalah. Karena tenang saja, hidup bersama Tuhan itu adalah hidup yang penuh kepastian :)

So , this is my story with God to want me serve Him more and more . How with you ? What you do with God today ?

Aku percaya setiap harinya Tuhan punya kisah indah untuk dirangkai bersama kita . Imani dan berdoa . Jesus bless you always .